{"id":7796,"date":"2026-04-22T15:25:29","date_gmt":"2026-04-22T08:25:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/?p=7796"},"modified":"2026-04-22T15:26:39","modified_gmt":"2026-04-22T08:26:39","slug":"kumpul-jumat-kegiatan-akademik-dosen-mahasiswa-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/2026\/04\/22\/kumpul-jumat-kegiatan-akademik-dosen-mahasiswa-3\/","title":{"rendered":"KUMPUL JUMAT \u2013 Kegiatan Akademik Dosen &amp; Mahasiswa"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-id=\"7798\" src=\"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7798\" srcset=\"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" data-id=\"7799\" src=\"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-2-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7799\" srcset=\"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-2-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-2-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-2-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-2-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-2.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa Kumpul Jumat (KUMAT) yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta merupakan program rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas interaksi ilmiah di lingkungan kampus. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2026 ini menjadi wadah dialog akademik antara dosen dan mahasiswa dalam suasana yang terbuka dan reflektif. Melalui kegiatan ini, institusi berupaya menciptakan iklim akademik yang kondusif, dinamis, dan berkesinambungan. Partisipasi aktif dari seluruh peserta menjadi indikator penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Kegiatan KUMAT diharapkan mampu memperkuat budaya akademik yang kritis dan relevan.<\/p>&#8221;\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kegiatan ini, materi yang diangkat berjudul \u201cSpiritualitas Kristen dan Peran Gereja dalam Melayani Generasi Z\u201d yang disampaikan oleh Davin Giovanni Sitompul, M.Th. Materi ini membahas mengenai perubahan signifikan dalam praktik kehidupan beriman, khususnya di kalangan Generasi Z yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, pandemi, serta perubahan nilai dan pola pikir. Generasi Z cenderung mengalami pergeseran dalam cara mereka memandang ibadah dan keterlibatan dalam gereja. Hal ini menimbulkan tantangan baru bagi gereja dalam memahami kebutuhan spiritual generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih kontekstual dalam pelayanan.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, materi menjelaskan bahwa Generasi Z memiliki karakteristik yang unik, seperti keterhubungan yang tinggi dengan dunia digital, namun di sisi lain juga menghadapi tantangan seperti kesepian, krisis identitas, dan tekanan mental. Meskipun demikian, generasi ini memiliki potensi besar sebagai individu yang kreatif, inovatif, dan terbuka terhadap pembelajaran. Dalam aspek spiritual, Generasi Z tidak kehilangan iman, tetapi cenderung mencari pengalaman spiritual yang lebih personal dan autentik. Mereka menginginkan relasi yang nyata dengan Tuhan, bukan sekadar rutinitas keagamaan. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran dari spiritualitas yang bersifat institusional menuju spiritualitas yang lebih eksistensial.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai respons terhadap fenomena tersebut, materi menekankan pentingnya pendekatan spiritualitas kontemplatif dalam pelayanan gereja. Pendekatan ini berfokus pada pengalaman pribadi dengan Tuhan melalui refleksi, doa, dan kesadaran akan kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peran komunitas dan pendamping rohani menjadi sangat penting dalam membantu generasi muda menemukan identitas dan pertumbuhan iman mereka. Gereja juga didorong untuk menjadi komunitas yang inklusif, relevan, dan terbuka terhadap keberagaman. Dengan demikian, gereja dapat menjadi ruang yang aman dan bermakna bagi Generasi Z dalam menjalani proses spiritual mereka.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Ke depan, kegiatan KUMAT diharapkan dapat terus menjadi ruang pengembangan pemikiran teologis yang kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman, khususnya dalam menjawab kebutuhan spiritual Generasi Z. Materi yang diangkat diharapkan semakin memperkaya wawasan peserta, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam pelayanan gereja. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama akan pentingnya pendekatan yang adaptif dan relasional dalam menjangkau generasi muda. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan gereja menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan yang berdampak. Dengan demikian, kegiatan ini dapat terus berkontribusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kegiatan Akademik Dosen dan Mahasiswa Kumpul Jumat (KUMAT) yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta merupakan program rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas interaksi ilmiah di lingkungan kampus. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2026 ini menjadi wadah dialog akademik antara dosen dan mahasiswa dalam suasana yang terbuka dan reflektif. Melalui kegiatan ini, institusi berupaya menciptakan iklim akademik yang kondusif, dinamis, dan berkesinambungan. Partisipasi aktif dari seluruh peserta menjadi indikator penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Kegiatan KUMAT diharapkan mampu memperkuat budaya akademik yang kritis dan relevan. &#8221; Dalam kegiatan ini, materi yang diangkat berjudul \u201cSpiritualitas Kristen dan Peran Gereja dalam Melayani Generasi Z\u201d yang disampaikan oleh Davin Giovanni Sitompul, M.Th. Materi ini membahas mengenai perubahan signifikan dalam praktik kehidupan beriman, khususnya di kalangan Generasi Z yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, pandemi, serta perubahan nilai dan pola pikir. Generasi Z cenderung mengalami pergeseran dalam cara mereka memandang ibadah dan keterlibatan dalam gereja. Hal ini menimbulkan tantangan baru bagi gereja dalam memahami kebutuhan spiritual generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih kontekstual dalam pelayanan. Lebih lanjut, materi menjelaskan bahwa Generasi Z memiliki karakteristik yang unik, seperti keterhubungan yang tinggi dengan dunia digital, namun di sisi lain juga menghadapi tantangan seperti kesepian, krisis identitas, dan tekanan mental. Meskipun demikian, generasi ini memiliki potensi besar sebagai individu yang kreatif, inovatif, dan terbuka terhadap pembelajaran. Dalam aspek spiritual, Generasi Z tidak kehilangan iman, tetapi cenderung mencari pengalaman spiritual yang lebih personal dan autentik. Mereka menginginkan relasi yang nyata dengan Tuhan, bukan sekadar rutinitas keagamaan. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran dari spiritualitas yang bersifat institusional menuju spiritualitas yang lebih eksistensial. Sebagai respons terhadap fenomena tersebut, materi menekankan pentingnya pendekatan spiritualitas kontemplatif dalam pelayanan gereja. Pendekatan ini berfokus pada pengalaman pribadi dengan Tuhan melalui refleksi, doa, dan kesadaran akan kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peran komunitas dan pendamping rohani menjadi sangat penting dalam membantu generasi muda menemukan identitas dan pertumbuhan iman mereka. Gereja juga didorong untuk menjadi komunitas yang inklusif, relevan, dan terbuka terhadap keberagaman. Dengan demikian, gereja dapat menjadi ruang yang aman dan bermakna bagi Generasi Z dalam menjalani proses spiritual mereka. Ke depan, kegiatan KUMAT diharapkan dapat terus menjadi ruang pengembangan pemikiran teologis yang kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman, khususnya dalam menjawab kebutuhan spiritual Generasi Z. Materi yang diangkat diharapkan semakin memperkaya wawasan peserta, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam pelayanan gereja. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama akan pentingnya pendekatan yang adaptif dan relasional dalam menjangkau generasi muda. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan gereja menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan yang berdampak. Dengan demikian, kegiatan ini dapat terus berkontribusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual.<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":7797,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-7796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7796"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7796\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7802,"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7796\/revisions\/7802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sttekumene.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}